Menakar Kekuatan (Data) Social Media

  amiktegal
  5 months ago
  151
Menakar Kekuatan (Data) Social Media Image

Menakar Kekuatan (Data) Social Media

Menakar Kekuatan (Data) Social Media

Saat jenuh mengerjakan laporan di meja kerja, apa yang anda lakukan?Dulu kepenatan itu bisa diobati dengan berbincang ringan bersama rekan kerja. Tapi sekarang, Anda mungkin lebih suka menyegarkan pikiran dengan membuka media sosial.

            Fenomena ini memberi peran media sosial (medsos) sebagai wadah virtual water cooler chat. Istilah water cooler chat sendiri bukan sesuatu yang baru. Istilah ini mengacu pada percakapan santai diantara karyawan saat jam kerja yang biasanya dilakukan didekat water cooler/dispenser.

            Hasilnya, medsos semakin digemari. Dalam laporan berjudul Global Digital Future in Focus 2018 , comScore  memperlihatkan kepopuleran medsos diantara empat aplikasi mobile utama (social media, instant messaging, games, entertainment). Social media memiliki average share terbesar dari total app time di 13 pasar mobile terbesar di dunia.

            Khususnya di Indonesia saja, 40 persen dari app time pengguna mobile dihabiskan untuk membuka sosial media. Dan 90 persen dari app time tersebut digunakan pengguna medsos Indonesia untuk bermain Facebook.

            Pertumbuhan social media disisi jumlah pengguna juga menarik disimak. Stastika.com memprediksi tahun 2021, jumlahpengguna medsos diseluruh dunia akan mencapai 3,02 miliar user, atau setara dengan sepertiga jumlah populasi dunia. Dengan status, gambar, dan video yang diposting oleh miliaran user di seluruh dunia, medsos sesungguhnya adalah sebuah gudang data raksasa yang tak ternilai harganya.

            Bersanding dengan analytics, gudang data social media pun bisa menjelma menjadi kekuatan besar bagi siapapun yang pandai memanfaatkannya. Misalnya ketika pemasaran digital menggunakan data itu untuk mempengaruhi bahkan mengubah pola pikir konsumen. Atau ketika organisasi bisnis memanfaatkan social media untuk lebih memahami kebutuhan pelanggan.

            Sebuah pengecualian adalah cara Cambridge Analytica memanfaatkan data Facebook. Mengambil dan menganalisis data dari jutaan user medsos, kemudian secara diam-diam melakukan  profiling ke tiap individu. Ini tentu tindakan yang meresahkan dan merugikan. 


Post a comment

Error: You must be logged in to leave comments. Please login by clicking here.

No comment is found.